Cool Blue Outer Glow Pointer

Extended Network Banners

Powered By Blogger

Laman

Minggu, 23 Oktober 2011

Menjelang Kematian Khadafi


Kolonel Muammar Khadafi, pemimpin Libia yang digulingkan, tewas dengan luka tembak di kepala dan kakinya. Sebuah video saat Khadafi terluka ditayangkan Al Jazeera. Khadafi dengan berlumuran darah di wajahnya terlihat masih hidup. Tubuhnya yang sudah lemah diseret sejumlah tentara.
Khadafi sempat memohon kepada tentara revolusioner agar tidak ditembak. "Jangan tembak. Jangan tembak!".
Khadafi yang terluka tampak bingung. Ia pun menanyakan ke tentara yang menawannya. "Apa yang sudah saya lakukan kepada kalian".
Cuplikan video itu juga memperlihatkan Khadafi yang didorong ke sebuah mobil. Dan seseorang menghantamkan sebuah pistol ke kepala Khadafi, Jumat (21/10).
Sementara itu, video yang lain menunjukkan tubuhnya yang berlumuran darah diseret melalui jalan-jalan kota kelahirannya, Sirte. Khadafi tampak bertelanjang dada.
Konfirmasi kematian Khadafi ini memicu puluhan ribu warga turun ke jalan untuk merayakannya. Tembakan perayaan terdengar di ibukota, Tripoli dan mobil-mobil membunyikan klaksonnya. Sejumlah warga yang berkumpul saling memeluk satu sama lain.
Seperti diketahui, pria yang memerintah Libia selama empat dekade ini ditangkap dari tempat persembunyiannya di selokan. Berbagai media massa internasional, Kamis (20/10), melaporkan Khadafi tewas tertembak saat pasukan pemberontak menyerang lokasi persembunyiannya di Sirte.
Kepala dan kakinya diberondong peluru oleh pasukan Dewan Transisi Nasional (NTC). Pada saat kejadian ia tengah berusaha mengamankan diri dari serangan udara pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Makin jelas, sebab kematian pemimpin Libya, Muammar Qaddafi yang ditangkap hidup-hidup namun meninggal dengan berlumuran darah beberapa menit kemudian.
Serangkaian gambar yang diambil melalui ponsel menunjukkan, dia ditembak dengan jarak sangat dekat, beberapa centimeter saja.
Beberapa detik kemudian, diktator yang berbicara tergagap itu tidak bisa lagi didengar. Adegan berikutnya menampilkan tubuh tak bernyawa sang tiran di tanah. Matanya tertutup dan dia tidak bernapas. Orang-orang bersorak.
Sesaat sebelum menemui ajal, dalam rekaman itu Qaddafi bertanya terbata-bata, "Apa yang kamu lakukan? Ini tidak diperbolehkan dalam hukum Islam. Apa yang Anda lakukan adalah dilarang?' ujarnya.
Dengan suara tercekat, ia mengulangi, ""Apa yang Anda lakukan adalah salah, nak. Apakah Anda tahu apa yang benar atau salah? '
Para pemuda berteriak 'Muammar, Anda anjing! "
Saat itu, darah mengalir di sisi kiri kepala, leher, dan bahunya.
Gaddafi bilang kepada orang-orang muda itu  untuk bersabar, dan berkata "Apa yang terjadi?" saat ia menyeka darah segar dari pelipisnya dan melirik telapak tangannya.
Seorang anak muda lainnya kemudian datang membawa boot dan berteriak, 'Ini adalah sepatu Muammar! Ini adalah sepatu Muammar! Kemenangan! Kemenangan!"
"Buat dia hidup, buat dia tetap hidup!" seseorang berteriak. "Ini untuk Misrata, Anda anjing," kata seorang pria menampar dia.
Pemberontak lain berteriak, "Allah Mahabesar. Allah Mahakuasa. "
Dan saat Qaddafi memohon belas kasihan, seorang pejuang mengatakan, "Diam, kau anjing!"
Qaddafi juga terdengar dalam satu video mengatakan 'Allah melarang ini' beberapa kali. Ia ditampar di atas kepalanya.
Gambar selanjutnya beberapa saat kemudian  menunjukkan Qaddafi tergeletak di tanah.  Orang-orang bersorak.
Sopir ambulans, Ali Jaghdoun, menyatakan Qaddafi sudah meninggal ketika ia mengangkatnya dan membawa jenazahnya ke kota Misrata. "Aku tidak mencoba untuk memberikan pertolongan kembali, karena ia sudah mati," ujarnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar